Tingkat Partisipasi Kerja Pemuda Laki-laki dan Perempuan Masih Timpang
Demografi • 29 Oktober 2025Sejak tahun 2020-2024, terdapat ketimpangan angka tingkat partisipasi kerja pemuda laki-laki dan perempuan, dengan selisih sekitar 25%
Sejak tahun 2020-2024, terdapat ketimpangan angka tingkat partisipasi kerja pemuda laki-laki dan perempuan, dengan selisih sekitar 25%
Mayoritas responden (50%) menilai kebijakan ketenagakerjaan buruk, sedangkan 26% menilai sudah cukup, dan dan 24% menilai baik
Tingkat partisipasi kerja perempuan konsisten meningkat sejak 2018, tapi kesenjangan dengan laki-laki masih cukup lebar
Mayoritas responden memilih kemampuan berbahasa asing sebagai hal penting untuk bisa menembus pasar kerja internasional
Peringkat kualitas sumber daya manusia Indonesia anjlok, posisi ke-53 dari 69 negara di dunia atau terendah ke-2 di ASEAN pada 2025
Celios melaporkan, 23,3% publik menyoroti Isu lapangan kerja & perlindungan pekerja sebagai prioritas yang harus segera diperbaiki pemerintah
Indeks ketersediaan lapangan kerja di kalangan lulusan SMA hanya 88,2 pada Agustus 2025, terendah dari kelompok lain
Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan pekerja komuter tertinggi di Indonesia pada 2024, mencapai 26,3%
Data Ravio 2024–2025 menunjukkan perekrutan pekerja tingkat pemula turun drastis, dengan pemasaran, SDM, dan teknik paling terdampak
Fungsi Pariwisata mendapatkan alokasi sebanyak Rp3 triliun dalam RAPBN 2026, dengan salah satu targetnya adalah fasilitasi sertifikasi SDM sebanyak 2 ribu orang
Terdapat 38% pekerja RI yang digaji di bawah Rp2 juta per bulan, bahkan ada yang menerima upah di bawah Rp200 ribu
Sekitar 88% responden mahasiswa RI setuju pendidikan tinggi membantu mempersiapkan diri untuk pasar kerja di masa depan
Tingginya pencari kerja tidak dibarengi dengan lowongan kerja yang memadai, membuat angka pengangguran masih tinggi
Menurut survei GoodStats, sebanyak 67,6% publik mengaku mengalami atau menyaksikan PHK di dekatnya dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
Dalam 5 tahun terakhir, KEK mampu menyerap 153.957 tenaga kerja
Sebanyak 82% responden tercatat berminat kerja ke Singapura, jadi yang tertinggi di ASEAN
Pada Februari 2025, pekerja tidak penuh menyentuh angka 49,29 juta jiwa
CFA Institute menyebutkan bahwa tak hanya gaji yang menjadi pertimbangan fresh graduate dalam mencari pekerjaan, tetapi juga jenjang karier dan tunjangan
Angka pengangguran sarjana 2025 mencapai 1.010.652 orang, menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir
Menurut laporan Future of Jobs 2024, berpikir analitis menjadi keahlian yang paling dibutuhkan pada 2025 dengan persentase sebesar 69%
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook