Tren Menikah di Kalangan Pemuda Terus Turun Sejak 2020
Masyarakat • 20 Desember 2025Persentase pemuda belum kawin naik dari 59,82% pada 2020 menjadi 71,04% pada 2025, sementara angka kawin terus menurun
Persentase pemuda belum kawin naik dari 59,82% pada 2020 menjadi 71,04% pada 2025, sementara angka kawin terus menurun
Data BPS menunjukkan, pandemi mengubah tren keluarga: pernikahan menurun, perceraian malah meningkat
Bagi anak muda, pernikahan dicap sebagai momen berharga yang layak dirayakan secara personal dibandingkan ajang sosial
Hampir 7 dari 10 responden laki-laki menunjukkan kemandirian dan tanggung jawabnya dengan membiayai pernikahan dari uang sendiri
Hidangan tamu jadi prioritas utama publik perempuan dalam mempersiapkan pernikahan, dengan proporsi sebanyak 77% responden
Papua menjadi provinsi dengan jumlah pemuda jomlo paling banyak di Indonesia, sebanyak 83,96% belum punya pasangan
Ikut kelas pranikah bisa menjadi bekal awal untuk mewujudkan rumah tangga harmonis, berikut yang paling penting menurut publik Indonesia
Bali jadi pilihan 38% responden Indonesia yang berencana bulan madu ke destinasi lokal
Survei mengungkap bahwa opsi menikah di KUA masih belum populer, baik di kalangan Gen Z maupun Milenial
Sebanyak 46% responden Indonesia ingin bulan madu ke luar negeri, tapi ada pula yang lebih memilih destinasi lokal
Kebanyakan Gen Z mengundang kurang dari 100 orang ke pernikahannya, dengan utamanya untuk keluarga dan sahabat dekat
Gaya pernikahan sederhana hingga modern jadi idaman generasi muda Indonesia
Survei Jakpat mengungkap temuan menarik tentang jumlah undangan yang ingin disebar Gen Z di pernikahan mereka
Sebanyak 19% sisanya memilih menikah 2-3 tahun ke depan, 43% belum tahu, dan 11% tidak mau menikah
Rata-rata usia ideal untuk menikah bagi publik Indonesia jadi salah satu yang terendah di dunia
Sebanyak 36,15% pemuda Jatim berstatus kawin pada 2024 (tertinggi se-Indonesia), simak 9 provinsi dengan angka perkawinan tertinggi lainnya
Guru Besar UNAIR menjelaskan perubahan peran perempuan di masyarakat dan kurangnya lelaki mapan menjadi salah satu faktor tren pernikahan di Indonesia menurun
Sepanjang 2024 tercatat 40.458 pasangan menikah di Jakarta, namun ada 12.149 pasangan memilih berpisah
Data dari BPS menunjukkan bahwa istri lebih banyak mengajukan perceraian di Indonesia pada tahun 2024, dengan proporsi mencapai 78,3%
Angka pernikahan di Indonesia terus turun sejak 2020, dari 1,78 juta menjadi hanya 1,48 juta pada 2024
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook