Utang Luar Negeri Pemerintah Tembus US$216,29 Miliar per Juni 2026
Utang luar negeri pemerintah tembus US$216,29 miliar per Juni 2026, turun tipis daripada Mei 2026 yang tercatat sebesar US$217,32 miliar.
Arsip konten terbaru dengan subtopik Ekonomi Makro & Mikro
Utang luar negeri pemerintah tembus US$216,29 miliar per Juni 2026, turun tipis daripada Mei 2026 yang tercatat sebesar US$217,32 miliar.
Ketimpangan pengeluaran tertinggi pada Maret 2026 tercatat di DKI Jakarta dengan gini ratio 0,435, lebih tinggi dari angka nasional sebesar 0,368.
Nilai PDB ADHB industri pengolahan mencapai Rp1.212,1 triliun dengan pangsa 18,50% pada Triwulan II 2026, tertinggi dari lapangan usaha lain.
Pertumbuhan PDB Indonesia pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,29%, turun dari periode triwulan sebelumnya yang sempat menyentuh 5,61%.
Kawasan Jawa catatkan kontribusi terbesar terhadap perekonomian Indonesia, tembus 56,47% pada Triwulan II 2026
Kawasan Bali dan Nusa Tenggara catatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi, tembus 6,1% pada Triwulan II 2026
Dalam enam bulan terakhir, inflasi tahunan tertinggi di Indonesia terjadi pada bulan Februari dengan laju 4,76%
Kementerian UMKM RI mencatat, wilayah timur Indonesia mendominasi daftar provinsi dengan jumlah UMKM yang paling sedikit pada tahun 2025
Dari 10 provinsi dengan jumlah UMKM terbanyak di Indonesia ini, 5 di antaranya berasal dari Pulau Jawa
Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75%
Indeks Keyakinan Konsumen di Indonesia pada Mei 2026 berada di angka 120,9, anjlok dari April yang berada di level 123,0
Lampung (1,94%) jadi provinsi dengan inflasi tahunan terendah per Mei 2026, diikuti Sulawesi Barat (1,99%) dan Papua Tengah (2,05%)
Neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$89,1 juta pada April 2026, melanjutkan tren surplus selama 72 bulan terakhir
Sebanyak 43% publik menyebut bahwa sistem perpajakan di Indonesia saat ini kurang baik, diikuti oleh 10% yang menilai tidak baik sama sekali
Survei GoodStats mengungkapkan hanya 16% publik yang menilai bahwa tarif pajak di Indonesia sudah ideal
Pajak Kendaraan Bermotor (80%) jadi jenis pajak yang paling diketahui publik RI, diikuti Pajak Penghasilan (75%) serta Pajak Bumi dan Bangunan (64%)
Pada April tahun 2026, cadangan devisa negara sebesar US$146,2 miliar, turun sebesar 4,1% dibandingkan cadangan pada Mei tahun 2025 yang senilai US$152,5 miliar
Pada 2026, sebanyak 51,9% anak muda berinvestasi, didominasi emas perhiasan 33,6% dan saham reksadana digital 23,1%
GDP Indonesia diproyeksi tumbuh 4,7% pada tahun 2026 dan akan terus naik 5,2% pada tahun 2027, menurut World Bank
Pada 2025, usaha mikro mendominasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dengan porsi 80,61% dari total 875.641 perusahaan terdaftar
atau masuk dengan akun media sosial