10 Provinsi dengan Kepemilikan Akta Kelahiran Tertinggi 2025
Demografi • 16 Juni 2026DI Yogyakarta jadi provinsi dengan tingkat kepemilikan akta kelahiran tertinggi, mencapai 98,52% pada 2025
DI Yogyakarta jadi provinsi dengan tingkat kepemilikan akta kelahiran tertinggi, mencapai 98,52% pada 2025
Provinsi di Papua dominasi jajaran wilayah dengan kepemilikan akta kelahiran terbanyak pada 2025
Jakarta Barat menjadi wilayah dengan RW kumuh terbanyak di DKI Jakarta pada 2025, mencapai 54 RW
Pada 2025, rasio ketergantungan Indonesia sebesar 45,05, yang berarti 100 penduduk usia produktif menanggung 45 orang penduduk usia nonproduktif
Papua Selatan menjadi provinsi dengan rasio ketergantungan tertinggi, mencapai 75,40 pada 2025
Papua Tengah menjadi provinsi dengan persentase lansia terendah di Indonesia, yakni sebesar 6,71% pada 2025
Sekitar 158,41 juta jiwa atau 55,65% masyarakat Indonesia tercatat tinggal di Jawa pada 2025
Pada 2025, DI Yogyakarta menjadi provinsi dengan persentase lansia tertinggi di Indonesia, mencapai 17,83%
Pada 2025, jumlah penduduk DKI Jakarta mencapai 10,72 juta jiwa dengan dominasi generasi Milenial dan Gen Z
Dalam satu dekade terakhir, persentase tertinggi rumah tangga yang dikepalai perempuan berada pada tahun 2021, yaitu dengan angka 62,42%
Per Februari 2026, total penduduk di Indonesia mencapai 287,2 juta jiwa. Porsi terbesar dari kelompok umur 0-4 tahun dengan persentase 7,88% (22,63 juta jiwa)
Dalam sedekade terakhir, jumlah penduduk di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2025, angkanya mencapai 284,44 juta jiwa
Tingkat kemiskinan sangat dipengaruhi oleh kondisi stabilitas ekonomi, ketersediaan kesempatan kerja, serta keberhasilan program perlindungan sosial
Sebanyak 50,4% penduduk Indonesia berasal dari kelompok menuju kelas menengah pada 2025
Sementara itu, 61% publik Indonesia tak yakin populasi penduduk negara akan menurun pada tahun 2026
Dalam waktu sedekade, angka buta aksara di Indonesia menyusut sebesar 1,88%, dari yang semula 4,78% pada tahun 2015 menjadi 2,9% pada tahun 2025
Papua Pegunungan (31,68%) menjadi provinsi dengan persentase penduduk buta aksara terbanyak pada tahun 2025, diikuti Papua Tengah (14,18%) dan NTB (8,93%)
Dalam 1 dekade terakhir, angka melek aksara di Indonesia bertambah sebesar 1,88%, dari yang semula 95,22% pada tahun 2015 menjadi 97,1% pada tahun 2025
Sulawesi Utara (99,8%) menjadi provinsi yang paling melek aksara pada tahun 2025, disusul Jakarta (99,71%) dan Kepulauan Riau (99,46%)
Sementara itu, 19,3% publik masih menyewa rumah tempat tinggalnya, diikuti 16,5% yang memilih menumpang di rumah kerabat
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook