Mayoritas Negara dengan Angka Kelahiran Tertinggi 2025 Berasal dari Benua Afrika
Negara dengan angka kelahiran tertinggi di dunia tahun 2025 adalah Republik Afrika Tengah dengan angka kelahiran 45,4 per 1.000 orang
Negara dengan angka kelahiran tertinggi di dunia tahun 2025 adalah Republik Afrika Tengah dengan angka kelahiran 45,4 per 1.000 orang
Sebanyak 36% responden merasa puas akan menteri-menteri baru yang mengisi Kabinet Merah Putih
Sekitar 58% penerima MBG berada di Jawa, jumlahnya mencapai 13,26 juta orang per 8 September 2025
Lebih dari 80% publik Indonesia anggap terorisme dan penyebaran penyakit menular sebagai ancaman utama
Mayoritas publik memilih faktor pengangguran sebagai latar belakang terkuat kemunculan premanisme, dengan persentase sebesar 40,9%
Melihat beragam alasan publik Indonesia nonton konser musik meski perlu effort lebih seperti war ticket sampai merogoh kocek dalam
Sebanyak 40,5% publik membeli sepatu olahraga palsu karena harganya lebih murah dari yang asli, menjadi faktor dominan menurut publik RI
Mayoritas anak muda Indonesia hanya membicarakan isu sosial dan politik beberapa kali dalam sebulan
Sebanyak 53% responden survei merasa Indonesia membutuhkan perubahan besar dalam sistem politik, sementara 11% responden inginkan reformasi total
Sebanyak 67,8% responden atau hampir 7 dari 10 publik RI mengaku tidak pernah berkunjung ke perpustakaan dalam setahun terakhir
Sebanyak 37,6% publik menilai bahwa pengadaan perpustakaan umum di daerah sangat penting, hanya segelintir yang menganggap tidak penting
Sebanyak 77% publik merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan melalui BPJS Kesehatan
Sekitar 50% responden mengaku berencana menonton 2-3 kali konser musik pada 2025, mencerminkan besarnya peran konser musik bagi anak muda Indonesia
Pop jadi genre musik favorit anak muda Indonesia, dipilih oleh 71% responden pada 2025
Ketakutan berpendapat jadi tantangan utama bagi anak muda untuk mengakses ruang sipil
Sebanyak 62,8% responden menggunakan internet untuk mencari informasi pada 2025, tertinggi dibanding alasan lain
Dari Kompas hingga Jawa Pos, ini media berita kepercayaan publik RI versi Reuters Institute pada tahun 2025
Hampir 50% responden menganggap Facebook & TikTok sebagai sarang misinformasi
Reuters Institute mencatat 8 alasan mengapa warganet menghindari berita, mood negatif salah satunya
Eritrea menjadi negara dengan indeks kebebasan pers terendah di dunia dengan skor 11,32 pada 2025
atau masuk dengan akun media sosial