45% Publik Yakin Konflik Global Berdampak pada Kesejahteraan dan Ekonomi Indonesia
Sebanyak 45,5% publik merasa yakin bahwa konflik global akan merugikan ekonomi dan masyarakat Indonesia secara langsung, menurut survei GoodStats
Sebanyak 45,5% publik merasa yakin bahwa konflik global akan merugikan ekonomi dan masyarakat Indonesia secara langsung, menurut survei GoodStats
Baru 23,29% responden RI yang sudah mengadopsi internet untuk bisnis/ekonomi, sementara 76,71% masih belum memanfaatkannya
Kendala finansial dan pekerjaan jadi faktor utama generasi muda belum membeli rumah
Pulau Sulawesi mencatat pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 5,83%
Ekonomi RI tumbuh 5,12% pada Kuartal II 2025, melebihi estimasi beberapa lembaga riset yang menebak di kisaran 4,69% hingga 4,81% saja
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,12% pada Triwulan II-2025 Simak tren PDB terkini, perbandingan antar kuartal, dan total nilai ekonomi nasional menurut data resmi BPS
Tercatat bahwa upah minimum Provinsi DIY 2025 sebesar Rp2.264.080,95 dengan upah minimum kabupaten/kota tertinggi terdapat di Kota Yogyakarta
Perceraian akibat faktor ekonomi mencapai 100.198 kasus pada 2024. Menduduki posisi kedua di atas KDRT, judi, dan mabuk
Dalam 5 tahun terakhir, KEK mampu menyerap 153.957 tenaga kerja
Menurut IMF, rasio utang Indonesia berada di angka 41%
Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik dan perang dagang, pemerintah Indonesia tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi
Daya beli Indonesia juga jadi yang terendah di ASEAN
DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara jadi provinsi terkaya dengan PDRB per kapita tertinggi 2024
Litbang Kompas menyebutkan bahwa hanya 3% pengguna ojek atau taksi online yang berasal dari kalangan atas
Indonesia ada di peringkat tiga se-ASEAN dalam hal pertumbuhan ekonomi tahun 2029
Meski begitu, mayoritas pemerintahan provinsi di Indonesia sudah mandiri secara fiskal
Ekonomi, korupsi, dan pendidikan menempati posisi 3 besar isu yang dianggap paling penting bagi warga Indonesia pada Kuartal II 2025
Indonesia mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 1,60% dengan IHK sebesar 108,07 pada Mei 2025
Tahun 2024, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Indonesia mengalami penurunan. Berikut beberapa faktor yang memengaruhi
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami penguatan, diyakini imbas kebijakan tarif impor Trump
atau masuk dengan akun media sosial