Luas Kehilangan Tutupan Pohon Indonesia 2015-2024
Dalam sepuluh tahun terakhir, Indonesia kehilangan rata-rata 1,3 juta hektare tutupan pohon setiap tahunnya
Dalam sepuluh tahun terakhir, Indonesia kehilangan rata-rata 1,3 juta hektare tutupan pohon setiap tahunnya
Pengelolaan sampah yang tidak efisien (33%) dan proyek tambang yang merusak (32%) jadi isu lingkungan yang perlu segera diselesaikan menurut publik RI
Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan hutan adat terluas di Indonesia per 2025, mencapai sekitar 117.718 hektare
Dari total 33,6 juta hektare wilayah adat yang terpetakan, baru 6,3 juta hektare yang berstatus penetapan
Riau menjadi provinsi dengan deforestasi terbesar, mencapai 29,7 ribu ha sepanjang 2024
Indonesia jadi negara dengan hutan terluas di ASEAN, mencapai 95,97 juta ha pada 2025
Sejak 1990, Indonesia telah kehilangan 20,3 juta hektare hutan.
Luas area hutan Indonesia capai 95,97 juta hektare, terbesar ke-8 di dunia pada 2025
Indonesia menjadi negara dengan deforestasi terbesar ke-2 di dunia, luas wilayah yang telah diforestasi sebesar 10 juta hektare dalam 1 dekade terakhir
Indonesia telah kehilangan hutan seluas 10,73 juta hektare dalam kurun 2002-2024
RAPBN 2026 untuk Fungsi Perlindungan Lingkungan Hidup tumbuh 59,3% mencapai Rp13,4 triliun, rehabilitasi hutan jadi target prioritas
Nilai ekspor pulp kayu Indonesia pada tahun 2024 mencapai US$3,56 juta
Pada tahun 2024, Riau memproduksi 23,78 m3 kayu bulat setara dengan 41,37% produksi nasional
Produksi HHBK Indonesia tahun 2024 mencapai 870.410 ton dengan PSDH mencapai Rp36,52 miliar
Pada tahun 2024, Indonesia memiliki 142 unit hutan adat dengan total luas sebesar 260.021 Ha
Selain menjadi tahun terpanas, di tahun 2024 terdapat jutaan hektare hutan tropis yang hilang
Papua Selatan memiliki tutupan mangrove seluas 624 ribu Ha, jadi yang terluas di Indonesia per 2024
KHDTK merupakan kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian dan pengembangan kehutanan, pendidikan dan pelatihan kehutanan, serta religi dan budaya
Menurut Auriga Nusantara, pada tahun 2024, Indonesia kehilangan 261.575 Ha hutan alam
Wilayah Bali-Nusa Tenggara jadi yang paling terdampak dengan luas karhutla sebesar 159.595,60 ha
atau masuk dengan akun media sosial