Sentimen Publik terhadap Isu LPDP dan Sasetyaningtyas di Media Online
Sentimen publik terhadap isu LPDP dan Sasetyaningtyas di media online didominasi oleh sentimen negatif, mencapai 59,6%
Sentimen publik terhadap isu LPDP dan Sasetyaningtyas di media online didominasi oleh sentimen negatif, mencapai 59,6%
Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat sebagai kelompok dengan kontribusi terbesar terhadap angka pengangguran, yakni mencapai 29,61%
Mayoritas pekerja di Indonesia pada tahun 2025 hanya lulusan SD, sebesar 34,63%
Kuota Beasiswa GKS-G University Track naik menjadi 71 penerima, didominasi kategori R-GKS sebanyak 61 penerima
Sebanyak 34,63% pekerja Indonesia merupakan lulusan SD ke bawah per November 2025, turun tipis dari Agustus 2025 yang sebesar 34,75%
Pada 2025, kekerasan di satuan pendidikan didominasi relasi guru dan siswa sebesar 46%, disusul hubungan antarteman sebaya sebesar 31%
Teknologi dan AI menjadi tantangan terbesar generasi muda menurut para miliarder
Sentimen warganet instagram terhadap peningkatan kesejahteraan guru didominasi oleh sentimen positif sebesar 78,5%
Sentimen warganet X terhadap peningkatan kesejahteraan guru didominasi oleh sentimen positif sebesar 90,2%
Tuntutan terhadap peningkatan kesejahteraan guru menuai sentimen posiif di media sosial, mencapai 89,6%
Sepanjang 2025 tercatat 614 kasus kekerasan di satuan pendidikan, 14,82% di antaranya berada di Jawa Barat
BPS mencatat angka partisipasi kasar perguruan tinggi perempuan meningkat dari 33,42% pada 2021 menjadi 35,98% di 2025, melampaui partisipasi laki-laki
Kasus kekerasan di satuan pendidikan meningkat dari 91 kasus pada 2020 menjadi 641 kasus pada 2025
Sebanyak 22% pekerja bergaji di bawah UMK merupakan lulusan SMA, tertinggi dari tingkat pendidikan lain pada 2025
Tingkat partisipasi pendidikan prasekolah mencapai 97,7% pada 2025, meningkat dari 92,72% pada 2021
Pemuda yang menganggur di Indonesia didominasi oleh pemuda berstatus terdidik (79,9%), yakni mereka pendidikan terakhirnya SMA ke atas
Sebanyak 22,36% pekerja muda overeducated atau bekerja di bawah kualifikasi pendidikannya akibat terbatasnya lapangan pekerjaan
Baik di daerah perkotaan maupun perdesaan, angka melek huruf laki-laki lebih tinggi dari perempuan
Baik di perkotaan maupun perdesaan, angka perempuan yang tidak memiliki ijazah lebih tinggi dari laki-laki
Mayoritas pemuda Indonesia merupakan lulusan SMA/SMK sederajat pada 2025, mencapai 43,75%
atau masuk dengan akun media sosial