45% Publik Indonesia Punya Pekerjaan Sampingan, Mengapa?
Masyarakat • 15 Maret 2026Faktor ekonomi jadi alasan utama publik Indonesia punya pekerjaan sampingan pada 2026
Faktor ekonomi jadi alasan utama publik Indonesia punya pekerjaan sampingan pada 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada November 2025 tercatat 4,74% , turun 0,11% poin dibanding Agustus 2025
Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat sebagai kelompok dengan kontribusi terbesar terhadap angka pengangguran, yakni mencapai 29,61%
Pemuda yang menganggur di Indonesia didominasi oleh pemuda berstatus terdidik (79,9%), yakni mereka pendidikan terakhirnya SMA ke atas
Tingkat pengangguran terbuka pemuda Indonesia turun menjadi 11,78% pada 2025
Papua Pegunungan jadi provinsi dengan TPT pemuda terendah, sebesar 3,06% pada 2025
Korupsi, pengangguran, dan ketimpangan sosial menjadi 3 isu yang paling dikhawatirkan masyarakat Indonesia sepanjang 2025
Papua (6,96%) jadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia per Agustus 2025, disusul Papua Barat Daya (6,85%) dan Jawa Barat (6,77%)
Bali (1,49%) jadi provinsi dengan tingkat pengangguran terendah di Indonesia per Agustus 2025, diikuti Papua Pegunungan (1,68%) dan Sulawesi Barat (2,86%)
Lulusan SMK mencatatkan tingkat pengangguran tertinggi, capai 8,63% per Agustus 2025
Sekitar 22,36% pemuda RI bekerja di bawah spesifikasi tingkat pendidikannya, sedangkan 13% lainnya alami undereducated
TPT Indonesia naik dari periode sebelumnya menjadi 4,85% per Agustus 2025. Namun secara tahunan, nilainya turun 0,06 persen poin
Jumlah PHK pada bulan Februari mencapai 17.796 orang, menjadi yang tertinggi sepanjang 2025
Mayoritas responden (50%) menilai kebijakan ketenagakerjaan buruk, sedangkan 26% menilai sudah cukup, dan dan 24% menilai baik
Celios melaporkan, 23,3% publik menyoroti Isu lapangan kerja & perlindungan pekerja sebagai prioritas yang harus segera diperbaiki pemerintah
Mayoritas publik memilih faktor pengangguran sebagai latar belakang terkuat kemunculan premanisme, dengan persentase sebesar 40,9%
Isu PHK, pengangguran, dan korupsi jadi kekhawatiran utama responden Indonesia pada tahun 2025
AI dan big data menjadi skill yang paling dicari perusahaan di Asia Tenggara hingga 2030
Sekitar 88% responden mahasiswa RI setuju pendidikan tinggi membantu mempersiapkan diri untuk pasar kerja di masa depan
Sebanyak 49% responden memilih pengangguran sebagai isu paling mendesak yang perlu segera diselesaikan
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook