50% Publik RI Nilai Pengalaman Buruk dengan Polisi Menjengkelkan
Survei GoodStats mencatatkan sebanyak 29% publik Indonesia memaklumi pengalaman buruk yang diterimanya dari institusi kepolisian
Survei GoodStats mencatatkan sebanyak 29% publik Indonesia memaklumi pengalaman buruk yang diterimanya dari institusi kepolisian
Survei GoodStats mencatatkan hanya 25% publik Indonesia yang tidak berurusan dengan polisi dalam dua tahun terakhir
Pembuatan SIM, STNK, dan BPKB (70%) jadi interaksi yang paling banyak dilakukan oleh publik RI dengan polisi, kontras dengan pelaporan kasus (8%) yang minim
Survei GoodStats mencatatkan bahwa 70% publik Indonesia tidak pernah melaporkan pengalaman buruk dengan polisi. Hanya 3 dari 10 publik yang inisiatif melaporkan
Kepolisian yang lebih adil dan profesional juga jadi salah satu harapan publik dengan persentase 71%
Hampir 3 dari 4 publik Indonesia pernah punya pengalaman kurang menyenangkan ketika berinteraksi dengan Polri
Sebanyak 42% responden mengaku pernah mengalami pungli saat berurusan dengan Polri
Sebanyak 52% responden merasa puas terhadap pengaturan lalu lintas yang dijalankan oleh kepolisian
Tingkat kepuasan pelapor terhadap respons pihak berwenang atas pengaduan terkait kinerja oknum kepolisian tercatat netral
Tingkat keyakinan responden masyarakat terhadap institusi kepolisian dalam mewujudkan kinerja yang bersih, profesional, dan mengayomi masih rendah
Meski begitu, 47% responden lainnya belum merasa puas dan masih mendesak perbaikan penggunaan pajak untuk peningkatan kualitas fasilitas publik
Jika pajak tidak diwajibkan, sebanyak 70% publik tidak bersedia membayar pajak, diikuti oleh 12% yang sangat tidak bersedia melakukannya
PPh menjadi pajak yang paling memberatkan menurut 85% publik RI, disusul Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 79%
Sebanyak 43% publik menyebut bahwa sistem perpajakan di Indonesia saat ini kurang baik, diikuti oleh 10% yang menilai tidak baik sama sekali
Ironisnya, hanya 15% responden yang menyebutkan bahwa manfaat pajak telah dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia
Sebanyak 85% masyarakat menilai transparansi penggunaan pajak penting, dengan rincian 75% sangat penting dan 10% penting
Infrastruktur jalan dan transportasi menjadi sektor yang paling dirasakan manfaat pajaknya oleh masyarakat, dengan persentase mencapai 43%
Survei GoodStats mengungkapkan hanya 16% publik yang menilai bahwa tarif pajak di Indonesia sudah ideal
Pajak Kendaraan Bermotor (80%) jadi jenis pajak yang paling diketahui publik RI, diikuti Pajak Penghasilan (75%) serta Pajak Bumi dan Bangunan (64%)
Sebagian masyarakat belum ikhlas membayar pajak, aspek manfaat yang belum terasa diduga jadi penyebabnya
atau masuk dengan akun media sosial