Belum Semua Sekolah Dasar dan Menengah di Indonesia Terakses Internet
Masyarakat • 19 September 2025SD jadi jenjang pendidikan dengan akses internet terendah, hanya 77,47% sekolah yang sudah memiliki akses internet pada 2024
SD jadi jenjang pendidikan dengan akses internet terendah, hanya 77,47% sekolah yang sudah memiliki akses internet pada 2024
Dalam Laporan Pemantauan Hak-Hak Digital Triwulan II 2025, SAFEnet menerima 665 aduan KBGO selama Q2 2025, terbanyak berupa ancaman penyebaran konten
Jumlah tersebut naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya
Indonesia bersama China jadi negara paling percaya dengan media, tingkat kepercayaannya capai 75% per 2024
Sekitar 34,17% responden menghabiskan 1-2 jam per hari di media sosial, sedangkan 33,03% menghabiskan 2-3 jam
Gangguan infrastruktur jadi penyebab utama pelanggaran hak akses internet pada 2025
Sebanyak 46,99% pengguna internet di Indonesia pada 2024 merupakan masyarakat berusia 25-49 tahun
Sebanyak 85,29% masyarakat Indonesia memanfaatkan internet sebagai sarana hiburan seperti nonton YouTube dan Netflix
Sekitar 24,8% responden menggunakan internet untuk media sosial pada 2025, mengalahkan keperluan belajar dan bekerja
Namun, sekitar 41,27% tercatat tidak tahu/tidak pernah mengganti kata sandinya sama sekali karena merasa tidak perlu
YouTube mendominasi pasar konten video Indonesia, dengan 65,05% mengaku sering mengakses platform tersebut
Konten berita olahraga jadi yang paling banyak diakses di internet pada 2025, disusul berita terkait politik, sosial, hukum, dan HAM
Selain promosi/diskon, konten seputar undian/hadiah juga banyak meminta data pribadi
Lebih dari 50% responden mengeluhkan masalah sinyal dan jaringan
Pada 2025, 229,43 juta jiwa dari 284,44 juta masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet
Baru 23,29% responden RI yang sudah mengadopsi internet untuk bisnis/ekonomi, sementara 76,71% masih belum memanfaatkannya
Pencurian data kian marak, simak beberapa cara masyarakat Indonesia mengamankan data pribadi mereka
Mayoritas responden Indonesia (52,27%) mengeluarkan Rp50-Rp100 ribu per bulan untuk kebutuhan internet seluler
UEA menjadi negara dengan internet seluler tercepat di dunia, dengan kecepatan mencapai 546,14 Mbps, diikuti Qatar (517,44), dan Kuwait (378,45)
Sebanyak 52,6% responden pengguna Telkomsel berasal dari di luar Pulau Jawa. Di Jabodetabek Indosat jadi pesaing sengit
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook