Indeks Kemerdekaan Pers Indonesia 2020-2025
Masyarakat • 4 Maret 2026Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2025 mencatat skor 69,44 dan berada pada kategori cukup bebas
Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2025 mencatat skor 69,44 dan berada pada kategori cukup bebas
Alasan utama swasensor didominasi oleh upaya menghindari konflik atau kontroversi berlebihan (70%) serta untuk melindungi sumber informasi (63%)
Pada 2025, terdapat 33.322 wartawan tersertifikasi, dengan DKI Jakarta mendominasi sebanyak 5.360 orang, tertinggi secara nasional
Pada 2025, terdapat 33.322 wartawan tersertifikasi, dengan 22.031 kategori muda, 6.283 kategori madya, dan 5.008 kategori utama
Dari Kompas hingga Jawa Pos, ini media berita kepercayaan publik RI versi Reuters Institute pada tahun 2025
Sebagian besar negara dengan indeks kebebasan pers tertinggi di dunia terletak di benua Eropa. Norwegia menjadi nomor satu dengan skor 92,31 pada 2025
Eritrea menjadi negara dengan indeks kebebasan pers terendah di dunia dengan skor 11,32 pada 2025
Indeks kebebasan pers Indonesia berada di angka 44,13 pada 2025, peringkat ke-7 ASEAN
Indeks kebebasan pers Indonesia anjlok ke skor terendahnya dalam satu dekade terakhir pada 2025, dengan skor 44,13
Terdapat total 73 kasus dari 11 jenis kekerasan berbeda yang dialami jurnalis di Indonesia sepanjang tahun 2024
Keadaan kebebasan pers dunia kian sulit, mencapai kondisi terburuk selama 5 tahun terakhir
Berdasarkan riset Asosiasi Jurnalis Independen, masih banyak jurnalis Indonesia yang belum mendapatkan upah yang layak
Sebanyak 86% responden menerima pelatihan dari perusahaan medianya sendiri
AJI menemukan serangan yang terjadi di antaranya berupa peretasan email, pembekuan akun media sosial oleh platform, doxing, hingga phishing
Indeks kebebasan pers Indonesia mencapai 51,15 poin di 2024, masuk peringkat ke-111 dunia
Dalam lima tahun terakhir (2018-2022) nilai IKP nasional cenderung meningkat, namun pada tahun 2023 nilai IKP nasional menurun pada 20 indikator.
Thailand merupakan negara yang paling percaya dengan media disusul oleh Singapura, Jepang, Malaysia, Hong Kong, Indonesia dan Filipina
Kebebasan pers di wilayah ASEAN dipimpin oleh Timor Leste dan disusul oleh Malaysia di posisi kedua
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook