Mengungkap Kebiasaan Masyarakat dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga 2024
Mayoritas responden masih memilih cara yang kurang ramah lingkungan dalam mengelola sampah rumah tangga
Mayoritas responden masih memilih cara yang kurang ramah lingkungan dalam mengelola sampah rumah tangga
95,4% responden mendukung penerapan sanksi tegas terhadap pelaku yang membuang sampah sembarangan
Sebanyak 57,1% responden alasan utama mereka memilah sampah adalah untuk mempermudah proses pengelolaan sampah
Survei GoodStats menunjukkan sebanyak 69,2% responden masih membuang sampah sisa makanan mereka langsung tanpa melalui proses pengelolaan lebih lanjut
57,1% responden tercatat melakukan pemilahan sampah untuk memudahkan proses pengelolaan, sedangkan 18% responden untuk memudahkan daur ulang
Sebanyak 43% responden tercatat tidak selalu buang sampah di tempatnya, 26% responden juga mengaku masih buang sampah sembarangan di tempat umum
47% responden mengaku membuang sisa makanan karena makanan dianggap sudah tidak segar, sedangkan 25% karena selera
Berdasarkan hasil survei GoodStats, minimnya fasilitas tempat sampah yang tersedia menjadi penghalang utama orang Indonesia dalam membuang sampah pada tempatnya
48,1% responden mengaku hanya sesekali memilah sampah basah dan kering, sedangkan 20,5% lainnya bahkan tercatat tidak pernah memilah sampahnya
Sebanyak 57,2% rumah tangga di Indonesia memilih mengelola sampah dengan dibakar, yang tentunya membahayakan kesehatan penduduk sekitar
Memperingati hari pangan sedunia pada 16 Oktober, sampah Indonesia sebagian besar berasal dari rumah tangga dan didominasi oleh sisa makanan sebesar 39%
Jumlah capaian penanganan sampah di Kota Bandung pada Januari hingga Juni 2024 terus mengalami fluktuasi, terendah tercatat pada Juni sebesar 28,4 ribu ton
Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki TPA terbanyak di Indonesia, sebanyak 21 unit di 2023
Pengelolaan sampah di Indonesia menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Namun Indonesia masih menghasilkan sekitar 68,7
11,4 juta ton sampah tidak terkelola dengan baik per Juli 2024, menjadi ancaman serius bagi lingkungan Indonesia
Pada 2023, jumlah partisipan Hari Bersih-bersih Sedunia mencapai 19,1 juta orang
Meskipun termasuk sebagai penghasil sampah plastik terbanyak, masyarakat Indonesia sejatinya menyadari pentingnya mengurangi sampah plastik
Indonesia hanya menempati peringkat ketujuh ASEAN dalam daftar negara ASEAN dengan tingkat daur ulang terbaik pada tahun 2022.
Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, berikut adalah statistik pengelolaan sampah di Indonesia.
UN Comtrade mengungkapkan bahwa negara-negara Eropa merupakan eksportir plastik sampah terbanyak dengan total sampah plastik mencapai 3.9 juta ton sampah.
atau masuk dengan akun media sosial