Sebaran Luas Kebakaran di Kawasan Konservasi Indonesia Sepanjang 2000-2024
Taman Nasional menjadi kawasan konservasi dengan area kebakaran terluas sepanjang tahun 2000 sampai 2024, mencapai 531,98 ribu hektare.
Taman Nasional menjadi kawasan konservasi dengan area kebakaran terluas sepanjang tahun 2000 sampai 2024, mencapai 531,98 ribu hektare.
Area terbakar terluas di Indonesia masih dipegang oleh Pulau Kalimantan, tembus hingga 37.66 ribu hektare sepanjang Januari sampai Juni 2026.
Gunung Santa Maria menjadi yang terlama, sementara Dukono Indonesia mencatat aktivitas vulkanik lebih dari sembilan dekade.
Dari total 1.132 kejadian bencana di Indonesia pada Januari-Juni 2026, sebanyak 523 di antaranya adalah bencana banjir
Hingga Mei 2026, jumlah kejadian bencana karhutla di Indonesia telah mencapai 119 kali atau 11,6% dari total 1.021 kejadian bencana secara nasional
Per Maret 2026, Kubu Raya (7.872 ha) jadi daerah dengan karhutla terluas di Indonesia, diikuti Ketapang (7.398 ha) dan Mempawah (4.962 ha)
Sepanjang Triwulan I 2026, luas karhutla di Indonesia sudah mencapai 55,3 ribu ha, hampir menyaingi besar Jakarta yang luasnya 66,1 ha.
Gunung Merapi dari Indonesia berada di urutan kesembilan sebagai gunung api teraktif di dunia pada tahun 2025. Frekuensi erupsinya sekitar 3 tahun sekali
Bencana hidrometeorologi, terutama banjir (317 kali) masih mendominasi kejadian bencana di Indonesia per Maret 2026. Simak sebabnya menurut ahli
Pemerintah menargetkan relokasi pengungsi banjir Sumatra ke huntara diselesaikan sebelum lebaran. Berikut rincian daerah dengan pembangunan huntara terbanyak
Sentimen warganet instagram terhadap banjir Jabodetabek dan Jawa mencatat 18,8% sentimen positif, 17,2% negatif, dan 64,1% netral
Sentimen warganet X terhadap banjir Jabodetabek dan Jawa mencatat 18,8% sentimen positif, 34,3% negatif, dan 47% netral
Jawa Tengah menjadi provinsi yang paling banyak dilanda banjir dan tanah longsor pada awal 2026, dengan 22 bencana banjir dan 7 tanah longsor
Indonesia mencatat 3.233 bencana alam yang didominasi banjir, dengan dampak terhadap lebih dari 10 juta warga serta kerusakan ratusan ribu bangunan
Dari 205 kejadian bencana pada 1-26 Januari 2026, 127 di antaranya merupakan banjir
Sentimen publik terhadap banjir Jabodetabek dan Jawa di media sosial mencatat 18,9% sentimen positif, 30,1% negatif, dan 51% netral
Sebesar 40,9% bencana di Indonesia pada 2024 merupakan banjir, terbanyak dibanding jenis bencana lain
Per 24 Desember 2025, lebih dari 4.000 infrastruktur di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengalami kerusakan
Per 18 Desember 2025 pukul 14.00 WIB, jumlah korban banjir Sumatra sudah tembus 8 ribu jiwa dengan 1.059 meninggal dunia, 192 hilang, dan 7 ribu terluka
Sisanya, 41,6% menilai komitmen pemerintah masih lemah dan 2% menjawab tidak tahu
atau masuk dengan akun media sosial