Komnas HAM Catat 5 Isu Terbanyak dalam Aduan Masyarakat 2025
Masyarakat • 27 Januari 2026Tindakan aparat yang tidak profesional atau tidak sesuai prosedur menjadi isu yang paling sering diadukan ke Komnas HAM 2025, mencapai 612 aduan
Tindakan aparat yang tidak profesional atau tidak sesuai prosedur menjadi isu yang paling sering diadukan ke Komnas HAM 2025, mencapai 612 aduan
Indeks HAM Indonesia tercatat sebesar 0,7, tertinggi keempat di Asia Tenggara pada 2024
Kasus pelarangan ibadah jadi bentuk pelanggaran yang paling sering terjadi, mencapai 14 kasus dalam setahun terakhir
Indeks HAM Indonesia turun menjadi hanya 3 poin (skala 1-7) pada 2025
Sepanjang 2025, KontraS mencatat 33 isu pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, didominasi 17 kasus izin tempat ibadah
Sepanjang 2025, KontraS mencatat 32 pelanggaran kebebasan beragama, didominasi 14 kasus pelarangan ibadah
Korporasi, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat menjadi pihak yang paling banyak diadukan dalam konflik agraria pada 2020–2024, diikuti Polri dan TNI
Tercatat 2.650 laporan dugaan pelanggaran HAM sepanjang Januari-November 2025, dengan Polri menjadi pihak paling banyak diadukan, tercatat 712 laporan
Tercatat 2.650 aduan pelanggaran HAM sepanjang Januari–November 2025, dengan Januari menjadi bulan tertinggi yang mencatat 312 laporan
Jawa Barat, Sumatra Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sumatra Selatan menjadi provinsi dengan aduan konflik agraria terbanyak pada 2020-2024
Dengan total kejadian mencapai 35 peristiwa, penganiayaan menjadi bentuk kekerasan yang paling sering dilakukan TNI dalam waktu setahun terakhir
Mahasiswa jadi kelompok paling rentan terkena pelanggaran kebebasan sipil
Polri jadi aktor utama pelanggaran kebebasan sipil dengan total kasus mencapai 52 pelanggaran
KontraS mencatat setidaknya ada 76 tindakan pelanggaran kebebasan sipil di Indonesia pada 2025, 23 peristiwa di antaranya terkait penangkapan paksa
Sebanyak 52 kasus pelanggaran kebebasan sipil pada Januari-Juni 2025 dilakukan oleh anggota Polri menurut catatan KontraS
Tercatat 23 kasus penangkapan sewenang-wenang terjadi selama paruh awal 2025, jadi bentuk pelanggaran kebebasan sipil tertinggi
Tahun 2024 menjadi rekor eksekusi mati tertinggi selama satu dekade terakhir
Laporan terbaru dari KontraS mengungkapkan 35 kasus extra-judicial killing yang dilakukan polisi. Apakah ini adalah pelanggaran serius?
Pihak kepolisian tercatat menjadi aktor dari 88 peristiwa pelanggaran kebebasan sipil
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook