Potret Kekerasan terhadap Jurnalis di Indonesia Sepanjang 2025
Menurut AJI, terjadi 89 kasus kekerasan terhadap jurnalis sepanjang 2025, didominasi kekerasan fisik, serangan digital, serta intimidasi
Menurut AJI, terjadi 89 kasus kekerasan terhadap jurnalis sepanjang 2025, didominasi kekerasan fisik, serangan digital, serta intimidasi
Menurut AJI, serangan digital terhadap jurnalis meningkat menjadi 29 kasus pada 2025, tertinggi dalam enam tahun terakhir
Alasan utama swasensor didominasi oleh upaya menghindari konflik atau kontroversi berlebihan (70%) serta untuk melindungi sumber informasi (63%)
Sebanyak 60% responden mengaku pernah melakukan swasensor terkait topik infrastruktur
Isu MBG menjadi topik yang paling banyak kena swasensor dengan persentase 58%, disusul isu Proyek Strategis Nasional sebanyak 52%
Menurut catatan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sebanyak 549 jurnalis tercatat mengalami PHK sepanjang 2025
Indeks Kemerdekaan Pers Indonesia naik hingga 77,88 pada 2022, lalu turun menjadi 69,36 pada 2024
Sebagian besar negara dengan indeks kebebasan pers tertinggi di dunia terletak di benua Eropa. Norwegia menjadi nomor satu dengan skor 92,31 pada 2025
Indeks kebebasan pers Indonesia anjlok ke skor terendahnya dalam satu dekade terakhir pada 2025, dengan skor 44,13
Keadaan kebebasan pers dunia kian sulit, mencapai kondisi terburuk selama 5 tahun terakhir
Berdasarkan riset Asosiasi Jurnalis Independen, masih banyak jurnalis Indonesia yang belum mendapatkan upah yang layak
Menurut penelusuran Aliansi Jurnalis Independen (AJI), setidaknya 70,1% jurnalis pernah mengalami tindak kekerasan baik di ranah digital maupun ranah fisik
23% responden menyebut ormas sebagai ancaman utama. Sementara 17% responden menilai buzzer sebagai faktor yang berpotensi menghambat kerja jurnalistik
Sebanyak 86% responden menerima pelatihan dari perusahaan medianya sendiri
Sebanyak 124 jurnalis dan awak media tewas sepanjang 2024, 82 di antaranya berada di Palestina
AJI menemukan serangan yang terjadi di antaranya berupa peretasan email, pembekuan akun media sosial oleh platform, doxing, hingga phishing
Sebanyak 63% jurnalis mengaku pernah mengalami penyensoran berita, 41% di antaranya dilakukan oleh redaksi
Kekerasan fisik menjadi kasus yang paling banyak dialami jurnalis, yakni hingga 19 kasus.
Menurut Committee to Protect Journalists (CPJ), terdapat 50 jurnalis dan pekerja media yang terbunuh selama perang Palestina-Israel
Jumlah kasus yang menimpa para jurnalis di dunia terbanyak adalah dipenjara totalnya mencapai 363 jurnalis
atau masuk dengan akun media sosial