Perempuan Masih Rentan Alami Diskriminasi di Tempat Kerja
Sosial • 23 September 2024Berdasarkan survei Populix, sebanyak 45% perempuan mengalami hal yang tidak mengenakkan di tempat kerja, sering kali berupa kesenjangan upah dan catcalling
Berdasarkan survei Populix, sebanyak 45% perempuan mengalami hal yang tidak mengenakkan di tempat kerja, sering kali berupa kesenjangan upah dan catcalling
Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Indonesia berada di angka 76,90 di 2023 dan tergolong tinggi, meskipun di ranah internasional masih jauh dari kondisi ideal
Tingkat kesenjangan gender di Indonesia semakin memburuk pada tahun 2024, indeksnya malah turun 0,011 poin dari 2023
Belanda, Norwegia, dan Swedia menempati podium negara terbaik untuk dihuni oleh perempuan di dunia
Faktor finansial, peran orang tua, anggapan masyarakat, dan lokasi jadi kontributor munculnya empat tantangan yang menyulitkan akses pada produk menstruasi
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan Indonesia mencapai 55,41% per Februari 2024. Meskipun begitu, kesenjangan angkatan kerja perempuan masih ada
37,60% penduduk perempuan Indonesia telah mengenyam pendidikan SMA ke atas. Angka ini selalu mengalami kenaikan sejak 2018 silam
BPS menyebut Indeks Ketimpangan Gender (IKG) alami penurunan selama 5 tahun berturut-turut. Indeks ini merupakan hasil penghitungan dari 3 dimensi pembentuknya
Hanya Nasdem yang proporsinya di atas 30%. Meskipun begitu, PDI-P menjadi penyumbang tertinggi yaitu 27 orang. PKS memiliki persentase perempuan paling rendah
Pekerja perempuan paling banyak bekerja sebagai tenaga usaha penjualan di tahun 2022, proporsinya tembus di angka 28,44%.
Sebanyak 25,53 juta perempuan Indonesia menikah dibawah usia 18 tahun, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kasus pernikahan dini tertinggi ke-4 di Dunia
Pada 1955, hanya terdapat 16 orang anggota DPR perempuan dari total 272 anggota.
Keterlibatan perempuan dalam parlemen di Indonesia pada 2022 hanyan sebesar 21,27%
Thailand memiliki persentase wanita tertinggi di Asia Tenggara dalam populasi mencapai 51,5%
Mayoritas perempuan usia 15-19 tahun yang telah melahirkan di pedesaan memiliki tingkat pendidikan SMP (45,42%)
Pastikan bahwa semua warga termasuk penduduk perempuan dapat memanfaatkan manfaat internet
Bertani, berdagang, mengurus industri penglahan, mengurus akomodasi makan minum serta jasa pendidikan menjadi lima bidang pekerjaan paling diminati wanita
Remaja perempuan lebih banyak mengalami kecemasan dibandingkan dengan remaja laki-laki di Indonesia
Bukan DKI Jakarta, provinsi dengan keterlibatan perempuan di parlemen terbanyak tahun 2022 dipegang oleh Provinsi Kalimantan Tengah dengan jumlah 33,33 %
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook